Perlukah Vaksin Kanker Serviks Untuk Virus HPV

PERLUKAH VAKSIN KANKER SERVIKS UNTUK VIRUS HPV – Kanker serviks yang di sebabkan oleh Human Palilloma Virus ini sangat merajalela di derita oleh masyarakat indonesia. Pada jenis Human Palilloma Virus ini memiliki 100 jenis virus. Penyebab kanker serviks ini salah satunya di sebabkan oleh virus 16 dan 18.

Kanker Serviks

Kanker serviks ini akan menyerang seorang wanita pada bagian dinding mulut rahim. Kanker ini dapat mengenai seorang pria dan wanita. Penyerangan Human Palilloma Virus ini juga dapat di rasakan anak anak yang belum aktif melakukan hubungan seks. Karna itu sangat penting untuk menjaga organ reproduksi agar terhindar dari hal hal yang tidak kita inginkan.

Perlu melakukan vaksin terhadap seseorang.

Melakukan penyuntikan vaksin pada seorang anak yang belum melakukan hubungan seks ini sangat penting agar terhindar dari Human Palilloma Virus. Semakin muda usia yang di berikan vaksin pada seseorang maka tingkat kerja pada vaksin ini semakin tinggi. Pada anak anak ini sangat di anjurkan untuk melakukan vaksin kanker serviks untuk virus hiv.

Pada seorang wanita memerlukan vaksin di usia 11 tahun hingga 25 tahun, bila pada seorang pria dapat dilakukan 11 hingga 30 tahun. Dengan mendapatkannya vaksin pada seseorang akan melindungi dari Human Palilloma Virus yang dapat menyebabkan kanker serviks maupun terjadinya kutil pada kulit kelamin, hal ini juga dapat menurunkan resiko terhadap pasangan seksual di kemudian hari.

Melakukan vaksin ini di lakukan kepada seseorang yang belum pernah melakukan hubungan seks.

Bila pada seseorang yang telah aktif melakukan hubungan seks dapat melakukan pap smear. Dengan melakukan pap smear ini dapat memeriksa bahwa terdeteksi atau tidak sel kanker yang berada pada tubuh. Bila memiliki haasil tes dari pap smear ini normal maka pada orang tersebut dapat melakukan vaksin pencegahan kanker serviks untuk virus Human Palilloma Virus.

Melakukan pencegahan kanker servik dapat dilakukan selain mengunakan haksin HPV

Bagi sesorang yang tidak ingin mandapatkan serangan pada Human Palilloma Virus dapat menjalani hidup sehat dan tidak menggonta ganti pasangan berhubungan intim, mengecek apakah pasangan anda memiliki Human Palilloma Virus. Hal ini dapat membantu anda. Melakukan pola hidup sehat ini dapat di lakukan setiap hari, dengan melakukan olahraga, mengkonsumsi sayuran yang memiliki anti bodi seperti bawang putih, brokoli, tomat, selada,dan juga sejenis rempah rempahan. Hal ini dapat memberikan perlindungan terhadap tubuh anda. Info pencegahan lebih lengkap tentang kanker serviks bisa dilihat di 8 Cara Mencegah Kanker Serviks Yang Perlu Diketahui.

Efek dari pengunaan vaksin.

Efek dari penyuntikan vaksin ini hanya merupa rasa sakit pada bekas suntikan dan juga akan menimbulkan bekas kemerahan.

Saat ingin delakukan penyuntikan pasien tidak boleh tegang dan harus rileks, bila pasien tegang makan akan memberikan efek yang berat seperti pingsan dan juga pembekuan pada darah balik. Agar pingsan tidak terjadi maka lakukan duduk rirelk setelah pemberian vaksin.

Pada wanita hamil tidak di anjurkan untuk melakukan suntik vaksin karena belum ada penelitian yang menyatakan yang jelas dari efek samping ini pada ibu yang sedang hamil.

Lihat info penting tentang Obat Herbal Kanker Serviks.

Sangat penting untuk berbagi terhadap dokter tentang mengenai kondisi kesehatan anda sebelum mengunakan suntik vaksin pada diri anda. Pada seseorang yang memiliki alergi ini tidak boleh dilakukan karena komponen – komponen yang berada pada vaksini ini seperti lateks. Lakukan pencegahan. Karena pencegahan lebih baik dari pada mengobati.semoga dapat bermanfaat, terimakasih.

Source : www.webmd.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.