Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ketahuilah Perbedaan Penyakit Kista dengan Penyakit Miom

Kista dan miom sama-sama termasuk ke dalam golongan tumor jinak. Keduanya merupakan bentuk dari pertumbuhan yang tidak normal di jaringan tubuh manusia. Kesamaan dari kedua penyakit ini yaitu kista dan miom adalah keduanya sama-sama menyerang organ reproduksi pada perempuan.

Hal yang membedakan kista dengan miom yaitu jika dilihat dari lokasi atau tempat tumbuh. Kista dapat tumbuh di berbagai organ tubuh. Sedangkan, miom ditemukan hanya tumbuh di organ rahim.

Namun, hal itu belum cukup signifikan untuk membedakan keduanya. Berikut ini akan dibahas mengenai kedua jenis penyakit ini..

Apakah kista itu?

Perbedaan Kista dengan Miom

Kista yaitu penyakit dengan kantung berisi cairan, udara, nanah ataupun lainnya yang tidak normal yang menempel pada organ tubuh baik dalam maupun luar. Kista dapat tumbuh di bagian tubuh manapun, seperti reproduksi wanita, hati, ginjal ataupun payudara.

Kista tergolong tumor jinak bukan kanker dan tidak berbahaya. Tapi, apabila kantung cairan atau benjolan cairan tersebut menumpuk dan terus tumbuh menjadi besar maka akan dapat menjadi berbahaya seperti nyeri panggul, menstruasi tidak teratur, merasa kembung, dan lebih sering buang air kecil. Penyebab kista juga bisa dari faktor keturunan, penyumbatan pada saluran yang mempengaruhi aliran keluar cairan, dsb.

Apakah miom itu?

Perbedaan Kista dan Miom

Miom yaitu penyakit dengan terbentuknya sel-sel yang terus tumbuh sehingga menumpuk dan menjadi daging tumbuh yang menyerang organ reproduksi wanita yang tumbuh di organ rahim. Tepatnya tumbuh di otot atau jaringan ikat di bagian manapun yang terletak pada rahim wanita. Miom tergolong tumor jinak.

Penyebab miom juga bisa disebabkan oleh faktor yang mempengaruhi seperti hormon esterogen dan progesteron serta kehamilan pada wanita. Awalnya penderita yang tida k menyadari bahwa rahimnya tumbuh miom karena memang dirasa tidak terdapat gejala apapun, tetapi lama kelamaan miom di rahi, akan mengakibatkan pendarahan vagina, nyeri pinggul, buang air kecil  serta dalam berhubungan seks merasakan sakit. Apabila, gejala miom sudah timbul, diperlukan operasi pengangkatan.

Perbedaan Kista dan Miom

Untuk mengetahui beberapa perbedaan mengenai kista dan miom, berikut akan diulas secara rinci, yakni sebagai berikut :

  1. Kista dapat tumbuh di berbagai organ tubuh, sedangkan Miom ditemukan hanya tumbuh di organ rahim.
  2. Kista terbentuk dari cairan yang menumpuk, sedangkan Miom terbentuk dari sel-sel yang terus tumbuh hingga menjadi daging tumbuh.
  3. Kista terletak di indung telur bisa di bagian kiri, kanan, atau keduanya. Sedangkan, miom posisinya terdapat di rahim, dapat berada di tengah alat kelamin perempuan, permukaan rahim, di tengah rahim, atau di dalam rahim.
  4. Kista mengandung cairan, apabila di operasi bisa langsung diangkat atau disedot dulu cairannya. Sedangkan, miom terdapat serabut otot padat dan bentuknya bulat. Gumpalan seperti batu ini tidak mempunyai pangkal atau inti, tetapi hanya serabut otot yang permukaannya dikupas.
  5. Keluhan yang dirasa penderita kista yaitu dapat terdeteksi dari nyeri ketika haid datang tepatnya pada hari pertama atau kedua dan juga rasa nyeri saat berhubungan seks. Sedangkan, miom terlihat pada siklus haid yang tidak teratur, jumlah hari saat haid lebih lama serta jumlah darah haid diatas batas normal (jumlah darah yang dihasilkan lebih banyak dari batas umumnya).

Baca artikel menarik tentang 7 Makanan Pemicu Kista Yang Perlu Dihindari.

Semoga informasi tentang perbedaan kista dan miom ini dapat memberikan pandangan jelas apakah penyakit yang Anda derita, penyakit kista atau miom. Semoga bermanfaat.

Source : www.mayoclinic.org

Leave a Reply

Your email address will not be published.