Kenali 7 Faktor Penyebab Penyakit Kista Ovarium

Penyebab Kista OvariumSeperti yang kita tahu bahwa kista merupakan musuh utama bagi kaum perempuan yang sering terjadi pada daerah organ reproduksi (ovarium) sehingga disebut kista ovarium. Kista ini berbentuk kistik / anggur dengan kantong yang berisi cairan, udara, darah, atau nanah.

Kista ini tergolong dalam jenis tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan yang dimana kumpulan sel tumor ini terpisah dengan jaringan normal sehingga tidak dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain (non metastasis).

Kista dibagi menjadi dua jenis berdasarkan siklus pertumbuhannya, yang pertama ada kista non neoplastik yang bersifat sangat jinak dan akan mengempis dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 3 bulan. Sedangkan kista neo plastik adalah kista yang terus tumbuh membesar karena bersifat lebih ganas dan umumnya harus dioperasi untuk mengangkat kista ini tergantung ukuran dan sifatnya.

Setiap penyakit yang muncul dan menyerang manusia pasti ada penyebab atau faktor tertentu yang dimiliki seseorang sehingga ia mengalami penyakit tersebut, begitu juga dengan kista. Nah apa saja kira kira faktor dan penyebab terjadinya kista pada perempuan? Berikut penjelasannya.

7 Faktor Penyebab Terjadinya Kista Ovarium Pada Kaum Perempuan

  1. Faktor Keturunan, segala jenis penyakit yang bersifat mutagenetik seperti kanker atau tumor tentu dapat diturunkan dari anggota keluarga kita baik ibu ataupun nenek kita.
  2. Tubuh mengalami metabolisme yang tidak normal seperti ketidakseimbangan hormon estrogen atau hormon tiroid yang tidak aktif (hipotiroidisme).
  3. Melakukan terapi dengan obat Tamoxifen (Soltamox) pada penderita kanker payudara.
  4. Mengalami kemandulan / Infertilitas, kaum perempuan yang tidak pernah hamil dan menyusui memiliki tingkat resiko terkena kanker / tumor lebih besar karena daya tahan tubuh yang lemah.
  5. Mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau terlalu cepat pada usia tertentu (biasanya pada perempuan berumur 11 tahun atau lebih muda).
  6. Mengalami penimbunan lemak pada tubuh bagian atas dan berat badan yang tidak ideal karena tidak pernah berolahraga.
  7. Terpapar radikal bebas dan karsinogen yang berasal dari lingkungan seperti asap rokok, polusi udara maupun makanan yang dikonsumsi seperti daging merah, jeroan hewan, makanan yang diawetkan / mengandung penyedap kimia.

Gejala Gejala Umum Yang Sering Dijumpai Pada Penderita Kista

  • Terasa nyeri pada bagian ketiak ketika dalam masa haid dan kehilangan kesadaran akibat rasa sakit yang tidak tertahankan.
  • Mengalami nyeri perut pada bagian bawah.
  • Darah ketika menstruasi yang keluar sangat banyak atau terlalu sedikit.
  • Sulit menahan buang air kecil karena jaringan kista yang membesar menekan kandung kemih sehingga tidak dapat menampung banyak air seni.
  • Pada kasus kista yang lebih akut dapat diraba pada bagian perut terdapat benjolan yang kenyal.
  • Pola menstruasi berubah menjadi terlalu cepat / terlalu terlambat atau terjadi pendarahan saat tidak dalam periode menstruasi.
  • Mengalami rasa mual berlebihan disertai muntah.
  • Perut membuncit / membesar akibat perkembangan kista.
  • Rasa nyeri pada perut kanan dan kiri pada bagian bawah seperti digigit semua secara bergantian.
  • Pinggang terasa sakit.
  • Mengalami sakit yang tidak wajar saat berhubungan suami istri.

Nah itulah penjelasan tentang gejala dan faktor penyebab kista ovarium yang perlu diketahui khususnya bagi kaum hawa yang berada dalam masa produktif. Dengan begitu kita semua dapat terhindar dari resiko kesehatan yang lebih buruk. Atasi penyakit kista yang Anda alami dengan Obat Herbal Kista Ovarium Tanpa Operasi

Kista ovarium dapat dicegah dengan menjauhi faktor penyebabnya dan kenali secara dini gejala gejalanya agar terhindar dari kista yang lebih akut sehingga harus dioperasi. Dengan mengenali faktor penyebab terjadinya kista ovarium juga diharapkan kita dapat mencegah kondisi yang lebih buruk lagi akibat adanya kista di dalam rahim.

Sumber : www.healthline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.