Obat Herbal Kanker Usus Stadium 4 Tanpa Operasi

Berbicara tentang obat herbal kanker usus besar yang belakangan ini semakin banyak merek dan jenisnya tentu akan membingungkan orang orang yang ingin membelinya karena belum pernah mengkonsumsinya. Tapi kali ini melalui artikel yang kami buat kami harap dapat meyakinkan Anda yang sedang mencari solusi pengobatan kanker usus secara alami tanpa operasi dengan menggunakan obat obatan herbal yang bebahan dasar tumbuhan obat yang 100% alami.

Obat kanker usus besar dari herbal tanpa operasi itu adalah K-Muricata & Amazon Plus yang akan dijelaskan pada akhir dari artikel ini. Mungkin banyak pertanyaan yang timbul di dalam benak Anda apakah obat herbal ini benar benar dapat mengobati kanker usus tanpa operasi? Mari kita simak terlebih dahulu penjelasan dari penyakit kanker usus besar atau yang sering disebut kanker kolon / kolorektal.

Definisi Dari Penyakit Kanker Usus Besar

Kanker Usus Besar Pada Manusia

Usus besar adalah salah satu bagian dari sistem pencernaan manusia yang berukuran panjang kurang lebih  empat sampai lima kaki yang berawal dari usus buntu / usus 12 jari dan berakhir di anus, sedangkan bagian lima sampai sepuluh inchi terakhir dari usus besar ini disebut rektum. Usus besar ini dapat ditumbuhi sel kanker yang jika terjadi pada bagian rektum disebut kanker rektum, selebihnya disebut kanker usus besar atau kanker kolon sehingga untuk memudahkannya kedua kanker ini disebut dengan istilah medis kanker kolorektal.

Seperti yang kita ketahui bahwa kanker merupakan kumpulan sel sel abnormal yang tumbuh di luar kendali sistem daya tahan tubuh dengan pertumbuhan yang cepat dan menyebar sambil merusak sel sehat di sekitarnya menjadi sel kanker. Sel kanker ini awalnya dapat berupa tumor atau sering disebut polip yang tumbuh di dalam usus besar.

Ketika awal pertumbuhan sel tumor / polip ini yang berubah menjadi kanker hampir tidak menunjukkan gejala apapun jika tidak melakukan screening usus. Namun dengan semakin membesarnya ukuran sel tumor ini maka akan menimbulkan masalah pada sistem pencernaan dan mengganggu sistem metabolisme pembuangan limbah.

Polip pada usus besar ini berupa seperti jamur dengan tangkai yang menempel di dinding usus besar, namun tidak semua polip ini akan menjadi kanker. Mereka dapat tumbuh dan mati dengan sendirinya atau juga dapat dihilangkan untuk meminimalisir tumbuhnya kanker di dalam usus besar.

Gejala Gejala Dari Penyakit Kanker Usus Besar

Mengenali gejala dari penyakit kanker usus besar atau kanker kolon ini tentulah hal yang penting untuk dipahami dalam menghindari situasi kesehatan yang lebih akut dan melakukan penanganan lebih awal. Kanker usus dapat hadir tanpa ada gejala yang dialami pada awal kehadirannya sehingga perlu dilakukan cek kesehatan secara rutin.

Salah satunya adalah dengan melakukan screening usus satu tahun sekali untuk melihat kesehatan usus terutama bagi Anda yang sering mengalami penyakit / masalah dengan sistem pencernaan Anda seperti diare, sembelit, tifus, dan penyakit lainnya. Meski tidak ada gejala apapun sebaiknya pemeriksaan ini dapat diingat dan dilakukan setidaknya minimal satu tahun sekali.

Ketika awal kanker usus berkembang di dalam tubuh manusia biasanya tubuh akan bereaksi dan dapat menyebabkan beberapa gejala di bawah ini sehingga kita perlu mewaspadainya. Berikut gejala gejala tersebut antara lain:

  • Kebiasaan buang air besar yang berubah tidak seperti biasanya.
  • Mengalami diare kronis atau sembelit karena pertumbuhan sel kanker di dalam usus besar.
  • Perut terasa kembung dan penuh.
  • Bentuk feses mengalami perubahan menjadi pipih dan panjang yang tidak seperti normalnya.
  • Di dalam feses terdapat darah yang berwarna merah segar atau hitam berupa darah beku.
  • Sering buang angin karena usus tersumbat sel tumor yang dapat menyebabkan kram perut.
  • Penurunan berat bada padahal tidak sedang dalam masa diet.
  • Tubuh terasa lemas dan tidak nafsu makan.

Dampak dari penyakit kanker usus besar ini dapat berbeda beda yang dialami oleh tiap tiap orang dengan tingkat keparahan yang berbeda beda juga. Tentunya hal ini berdasarkan letak tumbuhnya kanker di dalam usus besar, ukuran tumor, dan tingkat pertumbuhan dari kanker itu sendiri.

Gejala yang paling mudah dibedakan adalah perubahan sistem pencernaan dan kebiasaan buang air besar yang mudah dikenali. Namun penyakit lain seperti infeksi virus crohn atau bakteri colitis ulserativa juga memiliki gejala yang serupa, sehingga perlu dilakukan diagnosa yang tepat dengan dokter ahli sistem pencernaan melalui tes tes tertentu untuk menentukan langkah pengobatan yang tepat.

Faktor Faktor Peningkat Resiko Seseorang Terkena Kanker Usus Besar

Seseorang yang memiliki faktor faktor resiko di bawah ini berpeluang lebih tinggi untuk mengalami penyakit kanker usus besar. Beberapa diantaranya ada yang dapat dihindari atau diubah, tetapi ada juga yang tidak dapat diubah karena faktor bawaan (genetik). Faktor faktor tersebut antara lain:

  • Usia yang semakin tua, 90% kasus kanker usus yang terdiagnosa dan dicatat oleh World Cancer Institute semuanya berusia di atas umur 50 tahun. Hal ini karena dengan semakin tuanya usia maka kecenderungan polip dapat tumbuh subur dan berkembang menjadi sel kanker.
  • Rekam medik seseorang yang pernah mengalami masalah pada sistem pencernaan di waktu muda seperti polip usus atau pernah mengalami kanker lainnya akan memiliki peluang yang lebih besar terkena kanker usus besar.
  • Pernah terkena penyakit usus akut yang menyebabkan peradangan pada usus seperti tifus, colitis ulserativa, dan infeksi crohn sehingga menimbulkan bekas luka di usus besar. Kondisi ini dapat meningkatkan peluang terjadinya kanker usus besar pada seseorang.
  • Ada anggota keluarga lain yang satu garis keturunan juga pernah mengalami kanker usus besar atau polip usus.
  • Tidak pernah menjaga dan mengecek kesehatan sistem pencernaan dalam jangka waktu lama.
  • Gaya hidup tidak sehat seperti suka minum minuman yang beralkohol, merokok, jarang berolahraga yang menyebabkan lemak perut meningkat akan meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit kanker usus besar ini.
  • Usus mengalami kekurangan serat dari buah buahan / sayuran yang diperlukan dalam proses pencernaan dalam jangka waktu yang lama. Kondisi ini akan memaksa usus harus bekerja ekstra untuk mencerna makanan yang dapat menyebabkan luka dan peradangan pada dinding usus besar akibat feses yang keras.
  • Tidak menjaga makanan yang dikonsumsi seperti banyak mengkonsumsi lemak jenuh dan kolesterol tinggi dari olahan daging merah, mentega, minyak goreng, dan segala jenis makanan yang berkaitan dengan lemak akan menyebabkan usus bekerja berat dalam mencernanya dan berpotensi mengalami peradangan.

Pembagian Stadium Beserta Gejalanya Dalam Penyakit Kanker Usus Besar

Seperti halnya dengan penyakit kanker pada umumnya, kanker usus besar atau kanker kolon ini juga dibagi berdasarkan empat tingkatan stadium berdasarkan ukuran tumor, tingkat penyebaran di dalam tubuh, pengaruh terhadap kesehatan si penderita, dan kerusakan yang ditimbulkan.

Tujuan dari pembagian stadium ini untuk menentukan penanganan yang tepat untuk menyelamatkan si penderitanya. Berikut 4 stadium dalam penyakit kanker usus besar dan penjelasannya:

  1. Stadium 1: Polip yang awalnya tumbuh di dalam usus besar telah membentuk jaringan tumor yang berbeda daripada sel yang ada di sekitarnya dalam usus besar atau rektum tetapi belum menyebar ke bagian lain. Gejala yang dialami antara lain seperti diare akut disertai berat badan yang menurun tanpa sebab yang jelas.
  2. Stadium 2: Ketika masuk stadium 2, sel kanker usus besar sudah merambah ke lapisan luar dinding dan otot dari usus. Pada kasus tertentu sel kanker usus besar juga dapat menyerang jaringan lain yang berada di dekatnya, tetapi belum sampai ke kelenjar getah bening. Dengan gejala yang dialami seperti diare akut, sembelit, mual disertai muntah, dan terdapat darah dalam feses yang dikeluarkan.
  3. Stadium 3: Sel kanker usus besar sudah menyebar ke bagian kelenjar getah bening dan menyebabkan penderitanya sulit makan karena rasa mual, perut terasa kembung disertai nyeri, feses bercampur darah karena luka pada dinding usus. Selain itu ada gejala seperti munculnya benjolan di perut karena pertumbuhan kanker di usus besar.
  4. Stadium 4: Pada tingkat akhir dari kanker usus besar ini, sel kanker sudah bermetastasis (menyebar) ke organ lain dalam perut seperti hati, paru paru, ginjal, pankreas dan membentuk jaringan kanker yang baru dengan persentase kesembuhan yang kecil. Gejala yang dialami antara lain berat badan yang sudah menurun drastis, feses berwarna kehitaman, darah yang keluar melalui anus, disertai membengkaknya perut.

Mengobati Kanker Kolon Tanpa Operasi Dengan Obat Herbal Kanker Usus Besar

Seperti yang dibahas di awal dari artikel ini bahwa penyakit kanker kolon ini dapat diobati secara alami tanpa operasi dengan obat kanker usus herbal K-Muricata & Amazon Plus. Apa saja kandungan dan khasiat dari kedua obat herbal tersebut yang begitu ampuh sehingga tidak perlu operasi? Mari kita simak bersama sama di bawah ini.

Obat herbal kini menjadi salah satu alternatif favorit dalam jalan mencari kesembuhan atas penyakit yang sedang diderita tanpa takut terkena efek samping yang berbahaya seperti pada obat kimia atau kemoterapi untuk pengobatan kanker usus. Penggunaan obat herbal juga dapat mengobati penyakit kanker usus besar ini hingga ke akar akarnya sehingga tidak akan kumat / tumbuh kembali di masa mendatang.

K-MURICATA

Pertama kita akan membahas tentang obat herbal kanker usus besar K-Muricata yang berbentuk teh celup dari hasil olahan bioteknologi modern  Bahan dasar yang digunakan adalah ekstrak keladi tikus dan daun sirsak yang sudah banyak digunakan dalam dunia pengobatan tradisional dalam mengobati berbagai jenis penyakit berat seperti kanker usus besar ini.

Obat Herbal Kanker Usus Besar Stadium 4

Bahan dasar daun sirsak dan keladi tikus merupakan obat tradisional kanker usus yang memiliki efek pengobatan alami dengan kandungan yang dimilikinya tanpa menimbulkan efek samping bagi tubuh. Oleh karena itulah kedua obat herbal ini diolah dan dikombinasikan menjadi suatu produk obat herbal kanker usus yang efektif untuk mengobati penyakit kanker usus.

Senyawa acetogenins di dalam daun sirsak dapat membunuh sel kanker yang menyebar di dalam aliran darah, membunuh sel kanker di dalam usus, melakukan proses sitotoksik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan menangkal sel tumor muncul lagi di masa depan. Acetogenins ini juga dapat mengikat zat gula & kolesterol berlebih di dalam darah sehingga tekanan darah menjadi normal dan terbebas dari masalah kardiovaskular.

Lalu pada tanaman keladi tikus ada senyawa RIPs (Ribozome Inactivating Proteins)  dengan khasiat yang dapat memblokir suplai makanan bagi sel kanker yang berupa ATP (adenosina tripospat). Dengan terhentinya suplai makanan ini maka sel kanker akan kehabisan energi untuk bertahan hidup dan bunuh diri dengan sendirinya yang disebut dengan proses apoptosis.

Acetogenins dan RIPs juga memiliki sifat anti inflamasi yang dapat meredakan peradangan yang terjadi di dalam usus besar, dan mengeringkan luka sekaligus meredakan rasa nyeri pada dinding usus yang dirusak oleh sel kanker. Kedua senyawa ini juga akan mengeluarkan racun berbahaya dari dalam sistem pencernaan sehingga nafsu makan akan pulih kembali perlahan lahan.

AMAZON PLUS

Obat herbal kanker usus besar K-Muricata akan dilengkapi khasiatnya dengan obat Amazon Plus dalam mengobati penyakit kanker usus secara alami dengan kadar anti oksidan dan nutrisi yang tinggi di dalamnya. Gizi dan nutrisi pada orang penderita kanker usus biasanya akan mengalami penurunan secara drastis karena sulit untuk makan seperti biasanya karena pencernaannya terganggu.

Obat Kanker Usus Besar Amazon Plus

Kandungan di dalam obat kanker usus alami Amazon Plus ini terdiri dari ekstrak kulit manggis, buah zaitun, acai berry, blue berry, delima merah, dan tomat yang kaya akan anti oksidan alami. Anti oksidan ini sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk meregenerasi sel yang rusak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menangkal radikal bebas seperti sel kanker ini.

Di dalam kandungan Amazon Plus terdapat berbagai macam jenis anti oksidan polifenol dengan penyusun utamanya seperti xanthones dari kulit manggis, hydroxytyrosol dari zaitun, antosianin dari acai berry, resveratrol dari blue berry, likopen dari tomat, dan  punicalagin dari delima merah.  Semua senyawa anti oksidan  tersebut berkhasiat memulihkan daya tahan tubuh yang rusak akibat invasi kanker dan meregenerasi sel pada jaringan yang dirusak kanker.

Dengan mengkombinasikan kedua obat herbal kanker usus besar Amazon Plus & K-Muricata akan menjadi suatu kekuatan pengobatan yang bersinergi dalam menumpas sel kanker usus di dalam tubuh manusia. Anda tidak perlu takut akan biaya yang besar dan resiko besar yang harus ditanggung seperti melakukan operasi, karena pengobatan dengan metode herbal ini bersifat efektif dan efisien yang hasilnya dapat dilihat dalam waktu 2 sampai 3 bulan setelah mengkonsumsi secara rutin.

Harga & Paket Obat Herbal Kanker Usus Besar K-Muricata & Amazon Plus

Amazon Plus 1 botol 350ml                          : Rp. 276.000,-

Paket 1 bulan (6 botol Amazon Plus)          : Rp. 1.560.000,- (dapat diskon sebesar Rp. 96.000,-)

K-Muricata 1 box isi 30 sachet                     : Rp. 600.000,-

Paket 1 bulan (3 box K-Muricata)               : Rp. 1.700.000,- (dapat diskon sebesar Rp. 100.000,-)

Testimoni Kesembuhan Berkat Obat Herbal Kanker Usus Besar K-Muricata & Amazon Plus

Salah seorang konsumen kami berbagi pengalaman kesembuhannya dari penyakit kanker usus besar yang sudah 5 tahun dideritanya berkat mengkonsumsi K-Muricata & Amazon Plus. Seorang bapak separuh baya bernama H. Ramli berusia 49 tahun dengan penyakit kanker usus besar sampai sulit beraktivitas karena sudah memasuki stadium 3b akhir akhir ini.

Kurang lebih 6 bulan terakhir ia sudah menjalani berbagai macam perawatan di rumah sakit untuk mengobati penyakit kanker usus besar yang dideritanya ini. Tentunya operasi sudah ditawarkan sebagai solusi terakhir namun ia takut dan tidak ingin dioperasi.

Jadi selama perawatan ia hanya terus meminum obat obatan penahan rasa sakit sebab kemoterapi yang dijalaninya tidak membuahkan hasil yang baik malah kondisi pencernaannya semakin memburuk. Sampai akhirnya keluarga bapak H. Ramli memutuskan untuk perawatan di rumah saja dan kanker yang diidapnya sudah cukup akut kondisinya hampir memasuki stadium 4.

Dua hari ia pasrah di rumah saja sambil minum obat obatan seadanya, seorang temannya menjenguk dan memberitahukan produk K-Muricata & Amazon Plus yang dapat mengobati penyakit kanker usus besar yang dideritanya. Setelah mendengar penjelasan temannya akhirnya bapak H. Ramli dibantu anaknya mencari produk ini di internet dan memesannya secara online melalui website herbalsejagat.com.

Setelah memesan produk obat herbal kanker usus besar Amazon Plus dan K-Muricata ia pun langsung meminum keduanya, hanya dalam dua hari mengkonsumsi sudah terlihat perubahan kondisi badannya menjadi lebih fit, rasa sakit pada perutnya perlahan menghilang. Namun dalam proses pengobatannya pun ada reaksi kerja obat herbal, seperti berkeringat berlebihan, buang air kecil menjadi sering, dan perutnya terasa panas.

Dengan dibantu konsultan kesehatan kami via telepon, bapak H. Ramli terus mengkonsumsi kedua obat herbal ini selama sebulan penuh. Lalu ia memeriksakan diri ke rumah sakit dulu tempat ia berobat dan hasilnya amat mencengangkan, sel tumornya mengecil disertai angka Ca 19-9 dan CEA berada di rentang yang normal. Dokter pun menyarankan ia tetap meminum obat herbal yang dikonsumsi oleh bapak H. Ramli.

Ia terus mengkonsumsi kedua obat herbal kanker usus besar K-Muricata & Amazon Plus ini sampai waktu kurang lebih 5 bulan untuk mendapatkan kesembuhan secara total dari penyakit kanker usus besar yang dideritanya selama ini. Setelah itu ia kembali mengecek ke rumah sakit dan dinyatakan sembuh total oleh dokter yang menanganinya selama ini.

Sharing is Caring...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.