Obat Herbal Kanker Limfoma Hodgkin dan Non Hodgkin Ampuh

Obat Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 4 – Tahukah Anda bahwa artis tanah air Olga Syahputra meninggal dunia karena penyakit kanker kelenjar getah bening atau dalam istilah medis disebut dengan limfoma? Penyakit jenis kanker ini menyerang kelenjar getah bening yang merupakan salah satu sistem daya tahan tubuh terluar dengan memproduksi limfosit & leukosit (sel darah putih).

Tentunya jika kelenjar ini ditumbuhi sel kanker maka sistem daya tahan tubuh seseorang akan sangat lemah terhadap infeksi virus dan penyakit lainnya. Hal ini ditandai dengan pembentukan tumor padat yang membuat kelenjar getah bening meradang dan membesar. Kanker mempengaruhi proses produksi sel limfosit & leukosit yang menjadi senjata daya tahan tubuh untuk melawan infeksi dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Seperti penyakit kanker pada umumnya yang dimulai dengan tumbuhnya sel sel yang abnormal terjadi pada kelenjar getah bening yang berada di leher atau ketiak. Sel sel kanker ini akan terus tumbuh menggerogoti sel inangnya dan berbeda sifatnya dari sel induk yang tumbuh di luar kendali sistem daya tahan tubuh.

Kanker kelenjar getah bening atau limfoma ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu limfoma hodgkin dan non hodgkin. Penyakit ini dapat menyerang segala tingkatan usia namun lebih banyak terjadi kepada anak anak dan usia muda karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Penderitanya dapat hidup dalam jangka waktu yang cukup lama setelah limfoma terdiagnosa.

Apa Penyebab Penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening?

Kanker Limfoma

Seperti penyakit kanker lainnya bahwa sel kanker itu dapat muncul pada siapa saja tanpa ada sebab sebab yang pasti, begitu juga kasus kanker kelenjar getah bening ini. Tapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit limfoma ini, antara lain:

Limfoma Non Hodgkin

  1. Faktor usia yang semakin tua diatas 50 tahun.
  2. Penduduk di negara maju lebih banyak terkena limfoma jenis ini.
  3. Paparan / radiasi oleh bahan kimia seperti pestisida / herbisida, dan zat radioaktif.
  4. Kelainan sistem autoimun yang dimana sistem kekebalan tubuh terlalu agresif sehingga menyerang sel tubuh sendiri.
  5. Defisiensi sistem imun karena infeksi virus HPV / HIV atau melakukan transplantasi / impan pada organ tubuh.

Limfoma Hodgkin

  1. Infeksi oleh virus epstein barr pada mononukleosis sel kelenjar getah bening.
  2. Usia 20 sampai 50 tahun lebih sering terkena limfoma jenis hodgkin.
  3. Lebih banyak dialami oleh kelamin laki laki.
  4. Faktor riwayat keturunan anggota keluarga lain yang pernah mengalami limfoma hodgkin.
  5. Gaya hidup yang tidak menjaga kesehatan dan tidak bijak dalam memilih makanan.
  6. Infeksi oleh virus / bakteri yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

Gejala Gejala yang Dirasakan Oleh Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

 

Setiap penyakit yang menyerang manusia pasti akan menimbulkan beberapa gejala sebagai efek dari perlawanan sistem daya tahan tubuh terhadap infeksi virus / bakteri yang menyerang. Pada kasus limfoma ini  gejalanya mirip dengan penyakit akibat virus flu yang biasanya menyerang sehingga sulit untuk dibedakan.

Disini yang dapat kita lihat adalah gejalanya bertahan lebih lama dibanding dengan infeksi virus yang umumnya terjadi namun sering tidak kita sadari. Peradangan dan pembengkakan pada kelenjar getah bening biasanya akan muncul dalam waktu 3 sampai 4 minggu setelah gejala seperti flu muncul.

Lokasi pembengkakan ini juga biasanya terjadi pada area leher, ketiak, dan pangkal paha dimana banyak terdapat kumpulan kelenjar getah bening. Namun ada juga sebagian kasus yang dimana penderitanya tidak mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Pembengkakan ini awalnya tidak akan menyebabkan nyeri / sakit namun lama kelamaan akan menjadi terasa nyeri / sakit seperti ditusuk tusuk jarum jika ukurannya cukup besar dan menekan organ, tulang, dan struktur lainnya yang berada di dekatnya. Selain itu penderitanya juga akan mengalami gejala gejala lain seperti:

  1. Mengalami pembengkakan di area kaki dan pergelangan kaki.
  2. Perut terasa kembung dan mengalami kram.
  3. Mengeluarkan keringat yang berlebihan terutama saat malam hari menjelang tidur.
  4. Nafsu makan menghilanga dan berat badan turun secara drastis.
  5. Demam yang naik turun seperti sakit flu.
  6. Muncul ruam ruam pada kulit yang terasa gatal.
  7. Cepat merasa kelelahan.
  8. Punggung terasa nyeri dan pegal linu.
  9. Batuk batuk dan sesak nafas yang tidak kunjung sembuh.
  10. Sakit kepala disertai penurunan tingkat kesadaran hingga pingsan.

Gejala nyeri biasanya tidak terlihat pada tahap awal kanker getah bening sehingga seringkali sulit dideteksi. Bahkan, pembengkakan kelenjar getah bening yang menyakitkan disertai dengan tanda tanda lain dari infeksi biasanya merupakan tanda infeksi aktif.

Pembengkakan menyakitkan dari kelenjar getah bening jauh lebih umum pada kanker getah bening, dengan rasa sakit, kelemahan, kelumpuhan, biasanya terjadi hanya jika kelenjar getah bening yang membesar telah menekan saraf tulang belakang atau saraf tulang belakang.

Kanker getah bening adalah jenis kanker yang berasal dalam kelenjar getah bening, tetapi bisa menyebar dengan cepat ke bagian organ lain dari tubuh melalui sistem limfatik. Limfosit kanker menyebar ke jaringan lain ini dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

Langkah Langkah Mendiagnosis Penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening

  1. Tes darah , menghitung jumlah darah putih, kadar protein, tes fungsi hati, tes fungsi ginjal, kadar asam urat, penanda inflamasi dan laktat dehidrogenase (LDH).
  2. Biopsi, sampel sel diambil dari darah dan dilihat di bawah mikroskop. Hasil biopsi merupakan kunci untuk diagnosis dan klasifikasi limfoma. Biopsi dapat mengungkapkan apakah tumor berasal dari sel-B atau T-sel, biopsi juga akan membantu ahli patologi menentukan klasifikasi, atau jenis, limfoma non-Hodgkin yang hadir.
  3. CT (Computed TomographyScan yang dilakukan pada area dada, perut, dan panggul, untuk melihat penyebaran sel kanker.
  4. MRI (Magnetic Resonance Imaging) Scan untuk mendapatkan gambar jaringan kanker secara lebih rinci.
  5. PET (Positron Emission Tomography) Scan, di mana pelacak radioaktif dapat memilih kanker
  6. Biopsi sumsum tulang dalam beberapa kasus, untuk memeriksa sel sel limfoma yang terdapat dalam sampel.
  7. Spinal tap (pungsi lumbal), menyuntikkan jarum tipis yang panjang digunakan di bawah anestesi lokal untuk mengambil beberapa sampel cairan tulang belakang, yang kemudian diuji untuk mengetahui jenis kanker kelenjar getah bening.

K-Muricata & Amazon Plus Obat Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 4

Obat herbal adalah cara yang paling umum dilakukan untuk mengobati penyakit secara alami dan tidak menyebabkan efek samping terhadap tubuh. Menggunakan obat herbal juga diyakini dapat mengobati hingga ke akar penyakit sehingga sembuh secara tuntas tanpa takut penyakit kambuh di masa mendatang.

Pengobatan dengan menggunakan obat herbal pun semakin diminati karena pengobatan medis sudah tidak memberikan hasil yang baik terhadap hasil akhir dari pengobatan yang dijalani, malah dapat menimbulkan masalah kesehatan yang baru. Sekarang telah hadir produk obat herbal kanker kelenjar getah bening berkualitas tinggi yang sudah diolah dan diproduksi dengan proses bioteknologi modern sehingga khasiatnya sangat ampuh dalam mengobati penyakit limfoma ini secara alami.

Pengobatan menggunakan obat obatan herbal sekarang menjadi pilihan favorit untuk mengobati berbagai jenis penyakit yang berat sekalipun, termasuk limfoma ini salah satunya. Obat herbal K-Muricata & Amazon Plus adalah obat untuk mengobati penyakit kanker kelenjar getah bening ini secara alami dengan khasiat yang dimilikinya.

Berikut penjelasan tentang kedua obat herbal limfoma tersebut lebih mendalam, mari kita simak bersama sama ulasannya di bawah ini:

K-Muricata

Obat herbal pertama yang akan kita bahas adalah K-Muricata yang berbentuk teh celup yang sangat mudah untuk disajikan dan dikonsumsi. Kandungan yang berada di dalamnya antara lain senyawa Acetogenins & RIPs yang merupakan senjata utama dari K-Muricata dalam melawan sel kanker kelenjar getah bening. Kedua senyawa tersebut akan saling melengkapi dalam membasmi sel limfoma di dalam tubuh secara alami dan efektif.

Obat Herbal Limfoma

 

Obat kanker kelenjar getah bening stadium 4 K-Muricata ini dibuat dari ekstrak daun sirsak dan tanaman keladi tikus. Kedua tanaman ini memiliki kandungan senyawa yang berbeda dengan sifat yang saling melengkapi dalam pengobatan penyakit limfoma secara alami ini.

Senyawa Acetogenins adalah senyawa yang terdapat pada daun sirsak dengan kemampuan untuk menumpas sel kanker dan menghambat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh penderitanya. Acetogenins akan masuk ke dalam aliran darah dan membunuh sel kanker yang ikut di dalamnya serta membersihkan tubuh dari racun dengan proses sitotoksik yang 10 kali lebih kuat daripada detoks yang dilakukan hati.

Sedangkan senyawa RIPs (Ribozome Inactivating Proteins) yang ada dalam ekstrak tanaman keladi tikus bersifat anti inflamasi untuk meredakan peradangan / pembengkakan pada kelenjar getah bening. Selain itu RIPs juga dapat melakukan apoptosis pada sel kanker dengan cara memblokir pembuluh darah yang mendistribusikan enzim ATP sebagai makanan bagi sel kanker, sehingga sel kanker akan bunuh diri karena kehabisan energi dan tidak dapat mereplikasi dirinya sendiri.

Kemampuan RIPs untuk memutus jalur pembuluh darah yang menyuplai sel kanker berkembang disebut dengan sifat apoptosis sehingga sel kanker akan bunuh diri dan tidak berkembang kembali. RIPs juga akan meredakan peradangan dan rasa sakit akibat pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening.

Dengan khasiat dari senyawa Acetogenins dan RIPs di dalam obat kanker kelenjar getah bening stadium 4 K-Muricata ini menjadikannya obat herbal terbaik untuk mengobati limfoma secara alami. K-Muricata juga tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan untuk tubuh Anda.

Amazon Plus

Obat herbal yang kedua adalah Amazon Plus yang mendapat predikat obat kanker kelenjar getah bening alami karena kandungan yang dimilikinya terdiri dari ekstrak buah buahan kaya anti oksidan dalam bentuk jus herbal dengan cita rasa asam manis menyegarkan. Komposisinya antara lain terdiri dari ekstrak kulit manggis, buah zaitun, blue berry, acai berry, delima merah, dan tomat.

Obat Kanker Kelenjar Getah Bening Alami

Amazon Plus dengan kadar anti oksidan tinggi ini sangat dibutuhkan oleh para penderita limfoma untuk mengembalikan daya tahan tubuh penderitanya secara keseluruhan. Dengan kandungan anti oksidan yang dimilikinya antara lain seperti antosianin, resveratrol, hydroxytyrosol, xanthones, punicalagin, dan likopen.

Amazon Plus adalah obat herbal yang berupa jus kesehatan yang dikemas dalam botol berukuran 350ml. Khasiat dari masing masing kandungan memiliki kerja yang berbeda, seperti:

  • Acai berry yang mengandung senyawa antosianin yang dapat meregenerasi kerusakan sel akibat tumbuhnya sel kanker pada kelenjar getah bening.
  • Senyawa hydroxytyrosol pada buah zaitun ini memiliki kemampuan untuk menangkal virus dan bakteri termasuk sel kanker yang bersarang di dalam tubuh manusia.
  • Delima merah yang mengandung senyawa elagitanin & punicalagin berfungsi menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker di dalam tubuh manusia.
  • Kulit manggis mengandung senyawa xanthones yang bersifat anti kanker yang mampu menjadi senjata ampuh untuk menumpas dan menghambat perkembangan sel kanker pada kelenjar getah bening.
  • Tomat mengandung senyawa likopen untuk meredakan peradangan dan pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening.
  • Blueberry mengandung senyawa resveratrol untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengembalikan stamina pada penderita limfoma.

Keseluruhan dari senyawa tersebut akan meningkatkan metabolisme tubuh penderitanya, menyehatkan sistem pencernaan sehingga daya serap obat K-Muricata lebih maksimal, dan mengembalikan daya tahan tubuh yang rusak, sekaligus meregenerasi sel kelenjar getah bening yang rusak akibat limfoma. Obat herbal kanker kelenjar getah bening Amazon Plus ini akan melengkapi K-Muricata dalam menumpas limfoma yang bersarang di dalam tubuh.

Dengan menggabungankan kedua obat kanker kelenjar getah bening stadium 4 ini maka efek pengobatan akan semakin kuat dan mempercepat proses kesembuhan secara alami. Disamping metode ini tidak akan memberikan efek samping apapun, daya tahan tubuh Anda pun akan semakin ditingkatkan sehingga semakin kuat terhadap infeksi virus / bakteri lain yang mengancam.

Oleh karena itu bagi Anda yang masih bingung mencari solusi pengobatan kanker kelenjar getah bening alternatif maka inilah jawabannya dengan menggunakan obat herbal limfoma K-Muricata dan Amazon Plus yang 100% terbuat dari bahan bahan alami. Obat kanker kelenjar getah bening stadium  4 ini juga tidak akan menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh Anda.

Harga Obat Herbal Kanker Kelenjar Getah Bening Amazon Plus & K-Muricata

1 box K-Muricata (30 sachet)                      : Rp. 600.000,-

3 box K-Muricata untuk 1 bulan                 : Rp. 1.700.000,- (ada  potongan harga Rp. 100.000,-)

1 botol Amazon Plus 350ml                          : Rp. 276.000,-

6 botol Amazon Plus untuk 1 bulan          : Rp. 1.560.000,- (ada potongan harga Rp. 96.000,-)

Testimoni Kesembuhan Dari Limfoma Berkat K-Muricata & Amazon Plus

Kali ini ada konsumen kami yang membagikan pengalamannya berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening yang sudah dideritanya selama kurang lebih 3 tahun. Konsumen kami bernama bapak Rozak Jaber dengan usia 45 tahun yang berdomisili di karawang, Jawa Barat.

Akhir akhir ini ia merasakan gejala yang semakin parah seperti demam tinggi disertai munculnya benjolan di area leher. Tentunya kondisi tersebut membuatnya tidak dapat menjalankan aktivitas dan pekerjaannya sehari hari sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta.

Gaya hidup yang tidak sehat serta mengkonsumsi makanan instan selama 5 tahun belakangan membuatnya mengalami penyakit yang berbahaya ini. Ia pun memeriksakan dirinya ke rumah sakit yang berfasilitas cukup lengkap untuk mendapatkan pengobatan karena rasa sakit yang menyerangnya tidak tertahankan.

Setelah mendapatkan obat berupa antibiotik dan penahan rasa sakit, demam yang dialami tidak kunjung menghilang dalam waktu 3 hari dan masih terasa nyeri jika efek obat painkiller sudah habis. Hingga akhirnya seorang sahabat dari bapak Rozak ini menyarankan untuk mengkonsumsi K-Muricata dan Amazon Plus.

Karena rasa percayanya kepada sahabatnya maka ia langsung mengiyakan saran dari sahabatnya dan membeli produk tersebut dari agen kami yang berada di kota Karawang. Ia meminum Amazon Plus & K-Muricata secara rutin 3 kali sehari dalam waktu 1 bulan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Dalam  waktu seminggu pertama demam masih ada namun rasa nyeri akibat pembengkakan sudah mulai menghilang dan tidak terlalu sakit. Setelah hampir 1 bulan sudah terlihat perubahan yang sangat baik, benjolan sudah hilang dan badannya bisa beraktivitas kembali.

Hanya dengan menghabiskan 6 botol Amazon Plus dan 3 box K-Muricata ia kembali memeriksakan dirinya dan dinyatakan sudah sembuh dari penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya. Sungguh diluar dugaan bapak Rozak bisa secepat itu sembuh dan tentunya ini berkat pertolongan dari Tuhan YME melalui obat kanker kelenjar getah bening stadium 4 Amazon Plus & K-Muricata.

Sharing is Caring...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.