Obat Herbal Gondok dan Tiroid Alami yang Mujarab

Herbal k-muricata tumpas gondok tak bersisa

Manusia memiliki kelenjar tiroid yang berada di bawah jakun. Fungsinya adalah untuk memproduksi hormon tiroid yang memiliki peran sangat penting dalam proses kimiawi dalam tubuh. Pada kondisi yang normal, kelenjar tiroid ini acapkali tak disadari keberadaanya. Namun pada kondisi abnormal, kelenjar tiroid akan mengalami pembengkakan. Inilah yang sering kita sebut sebagai gondok.

Sekilas Tentang Penyakit Gondok

Gondok yang sering terjadi karena seseorang memiliki kadar hormon tiroid yang tidak seimbang ini sebenarnya tidak bersifat ganas seperti kanker. Hormon tiroid penderita gondok bisa saja berlebih (hipertiroid) dan kurang (hipotiroid). Tiroid sendiri memiliki bentuk seperti kupu-kupu.

Penyebab gondok yang paling umum adalah karena kekurangan zat yodium di dalam tubuh. Namun belakangan ini, masyarakat pun telah banyak mengonsumsi garam yang memiliki kadar yodium yang sangat tinggi, maka faktor penyebab gondok pun saat ini lebih diarahkan kepada ketidakseimbangan hormon tiroid, kehamilan atau pun karena nodul yang berkembang di kelenjar.

Jenis gondok sendiri dibagi menjadi 2, yaitu difus dan nodul. Jenis ini ditentukan dari benjolan pada gondok. Gondok difus mempunyai benjolan yang mulus saat di sentuh. Berbeda dengan gondok jenis nodul yang terasa tidak rata saat disentuh dan bergumpal. Gondok jenis nodul ini terjadi karena adanya bintil kecil yang berjumlah satu atau lebih, berisi air dan berada di dalam benjolan.

Penyebab Terjadinya Penyakit Gondok

  • Hipertiroid atau hipotiroid. Penyakit gondok disebabkan oleh adanya kelainan produksi hormon tiroid. Bisa karena kelebihan atau kekurangan hormon tiroid. Kelebihan hormon tiroid atau hipertiroid sering kali disebabkan oleh penyakit graves. Sedangkan kekurangan hormon tiroid atau hipotiroid disebabkan oleh kekurangan iodin atau penyakit hashimoto. Kedua penyakit ini termasuk dalam penyakit autoimun.
  • Kekurangan yodium. Kekurangan yodium pun menjadi penyebab terjadinya gondok. Orang yang tinggal di pedalaman atau di pegunungan tinggi sering mengalami kekurangan yodium sehingga mengidap penyakit gondok. Dan terlebih kondisi ini pun semakin buruk karena mereka sering mengonsumsi makan penghambat hormon seperti brokoli dan kembang kol.
  • Adanya nodul yang berkembang di kedua sisi kelenjar tiroid sehingga mengakibatkan terjadinya pembengkakan di seluruh kelenjar. Nodul sendiri adalah benjolan yang bersifat padat atau berisi cairan.
  • Perkembangan nodul di salah satu sisi kelenjar tiroid juga menyebabkan gondok.
  • Memiliki tingkat hormon yang rendah. Kelenjar pituitari menghasilkan lebih banyak hormon TSH (Thyroid Stimulating Hormone) dan menyebabkan pembengkakan kelenjar.
  • Pada saat kehamilan dan menghasilkan Hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) juga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar.
  • Peradangan yang menyebabkan produksi hormon tiroksi rendah atau tinggi.
  • Pembengkakan kelenjar tiroid akibat virus, bakteri atau alergi terhadap obat tertentu.

Hipotiroid Atau Hipertiroid?

Seperti yang telah dijelaskan bahwa penyakit gondok terbagi atas 2 tipe, yakni hipotiroid dan hipertiroid, masing-masing tipe pun memiliki gejala yang berbeda.

  • Hipertiroid : merupakan tipe gondok yang terjadi karena proses kelenjar tiroid terlalu banyak menghasilkan hormon sehingga jumlah yang beredar di dalam darah pun menjadi berlebih. Tipe ini ditandai dengan keringat yang berlebihan, merasa gemetar dan gelisah, berat badan yang perlahan menurun, tubuh yang tidak dapat mentoleransi rasa panas, mata melotot, haid yang tidak teratur, dan mudah lelah.
  • Hipotiroid : merupakan tipe gondok yang terjadi karena kelenjar tiroid memproduksi hormon dalam jumlah sedikit atau rendah. Tipe gondok jenis ini ditandai dengan terjadinya kelelahan yang berlebihan, depresi, tubuh tidak dapat mentoleransi rasa dingin, kolestrol yang meningkat, detak jantung yang menurun, kulit dan rambut yang kering, menurunnya daya konsentrasi serta adanya rasa nyeri yang samar-samar terasa.

Faktor Risiko Dari Penyakit Gondok

Gondok menyerang siapa saja, laki-laki, wanita, tua dan muda. Namun seiring pertambahan usia, risiko penyakit gondok pun semakin besar. Beberapa faktor risiko penyakit gondok, antara lain:

  • Wanita lebih memiliki risiko yang besar untuk mengidap penyakit gondok.
  • Risiko mengidap penyakit gondok akan lebih besar ketika berusia di atas 40 tahun.
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengidap penyakit autoimun
  • Mengalami menopause dan kehamilan
  • Mengonsumsi obat tertentu seperti amiodarone untuk jantung atau imunosupresan.

Gejala Penyakit Gondok

Meskipun tak semua penderita penyakit gondok mengalami gejala, tapi jika merasakan adanya indikasi pembengkakan ada baiknya Anda segera mengkonsultasikan hal tersebut ke dokter. Penyakit gondok pun umumnya tidak disadari sebelum pembengkakan terjadi. Beberapa gejala yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Pembengkakan yang terjadi di area leher disertai dengan perasaan sesak
  • Terjadinya perubahan suara, terasa serak dan batuk
  • Mulai merasa kesulitan menelan dan bernapas
  • Telinga mulai berdengung
  • Mual disertai muntah yang berakibat pada turunnya nafsu makan
  • Suhu badan naik
  • Pembengkakan di leher semakin membesar.

Pencegahan Penyakit Gondok

Cara mencegah penyakit gondok yang paling mudah adalah dengan banyak mengonsumsi makanan beryodium tinggi. Kebutuhan yodium yang terpenuhi dapat menekan risiko terkena penyakit gondok. Beberapa makanan mengandung yodium tinggi, antara lain:

  • Selada air
  • Sayuran hijau
  • Wortel
  • Asparagus
  • Gandum
  • Tomat
  • Nanas
  • Strawberry
  • Ikan Laut
  • Ganggang

Herbal K-Muricata Untuk Penyakit Gondok

Ketika beberapa ahli medis menyarankan untuk menyembuhkan gondok dengan operasi, maka tidak dengan kami. Kami lebih menyarankan Anda untuk dapat menyembuhkan dengan menggunakan obat herbal K-Muricata yang telah terbukti mampu mengatasi penyakit gondok.

K-Muricata merupakan obat herbal penyembuh gondok yang terbuat dari bahan alami daun sirsak dan umbi keladi tikus. Daun sirsak pada K-Muricata mengandung senyawa acetogenins yang memiliki sifat 4 kali lebih kuat dari detoksifikasi (sitotoksik) sehingga mampu membersihkan tubuh dari racun dan meregenerasi sel yang telah rusak.

Hampir serupa dengan daun sirsak, kandungan umbi keladi tikus pada K-Muricata pun memiliki khasiat sitotoksik yang sama hebatnya. Keladi tikus dalam K-Muricata mampu menetralisir racun yang berada di dalam tubuh. Kandungan antioksidan yang tinggi pada umbi keladi tikus juga mampu menangkal radikal bebas yang sangat rawan terjadi di daerah perkotaan.

Mengkombinasikan obat herbal K-Muricata dengan Amazon Plus atau Amazon Berries merupakan pilihan terbaik. Kedua herbal ini mampu membantu untuk mempercepat proses terapi dari penyakit gondok dan meningkatkan daya tahan tubuh penderita gondok. Pengkombinasian ini sangat kami sarankan untuk terapi kesembuhan Anda.

Kesaksian Mereka Tentang Obat Herbal K-Muricata

Putu Sri Ayuni, Bali

Saat masih belia, Putu Sri Ayuni menjalankan operasi tiroid. Namun setelah beliau menikah 3 tahun kemudian dan memiliki anak, Ibu ini merasakan sakit di bagian belakang kuping dan terdapat pula benjolan. Ketika ke dokter, Ibu Putu hanya mendapat diagnosa bahwa dirinya masuk angin. Beliau pun merasa khawatir, apalagi beliau pernah menjalani operasi tiroid dan khawatir penyakitnya kambuh lagi.

Benar saja, tak lama setelahnya, pernapasannya mulai terganggu. Napasnya semakin sesak dan pembengkakan terus membesar membuat ia langsung divonis untuk segera melakukan operasi oleh dokter. Namun karena terbentur masalah biaya, Ibu Putu mengurungkan niatnya untuk operasi hingga benjolannya semakin besar dan merembet ke area bahu. Saat itu benjolannya sudah berdiameter 15 cm.

Tubuhnya semakin kurus karena nafsu makannya menurun. Ia mencoba berbagai alternatif pengobatan namun tak berhasil. Ia kembali berobat ke rumah sakit, dan tetap disarankan untuk operasi, hingga seorang teman menyarankannya untuk mengonsumsi K-Muricata. Setelah mengonsumsi selama 2 hari, keadaan membaik. Ibu Putu mulai bisa bernapas karena tak lagi terasa sesak seperti sebelumnya, ia pun bisa makan walau hanya sedikit.

Empat bulan pemakaian, benjolannya berkurang sebanyak 5 cm. Ia pun tetap mengonsumsi K-Muricata sebanyak 2 kali sehari sambil menyelipkan doa supaya K-Muricata mampu mengusir benjolannya hingga ke akar dan tak kembali lagi.

Obat Herbal K-Muricata Pilihan Terbaik

Mengubah gaya hidup yang serba instan kerap kali digaungkan agar terjauh dari penyakit. Konsumsi makanan yang bergizi seperti sayur dan buah pun terus didengungkan agar masyarakat sadar akan kesehatannya. Namun jika Anda menderita gondok, jadikan obat herbal K-Muricata sebagai jawaban kesembuhan Anda.

Sharing is Caring...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.