Hindari Makanan Penyebab Jantung Koroner Ini

Makanan Penyebab Jantung Koroner

Hindari makanan penyebab jantung koroner – Jantung merupakan alat vital bagi tubuh manusia, tanpa jantung peredaran darah tidak dapat dialirkan kseseluruh bagian tubuh lainnya. Fungsi pada jantung ini sangat berperan penting bagi tubuh, saat fungsi pada jantung ini mulai rusak dan mengalami gangguan maka akan menimbulkan penyakit baru dan dapat menimbulkan gangguan pada organ lainnya.

Penyakit pada jantung ini dapat terjadi oleh semua kalangan termasuk anak anak tapi pada orang yang telah memasuki usia seperti 40 tahun keatas maka resiko terkena penyakit jantung akan lebih besar. Penyakit jantung ini banyak jenis nya dari penyakit jantung koroner, jantung bengkak, jantung bocor dan juga serangan jantung. Terjadinya penimbunan atau penumpukan lemak yang terjadi pada pembuluh arteri yang di sebabkan oleh plak maupun kolestrol akan memicu terhambatnya peredaran aliran darah yang akan di sebarkan oleh jantung ke seluruh tubuh. Bila tersumbatnya pada bagian otak maka akan menimbulkan terjadinya penyakit jantung koroner maupun penyakit stroke.

Makanan Penyebab Jantung Koroner

Banyaknya kalangan tidak menyadari bahwa makanan makanan yang mereka konsumsi adalah penyebab dari penyempitan pembuluh darah dan mengakibatkan jantung rusak. Mengetahui penyebab dari penyakit jantung koroner ini perlu di ketahui. Pada artikel ini kami akan membahas tentang makanan penyebab jantung koroner, mari kita simak apa saja makanan tersebut, yaitu :

  • Mengkonsumsi lemak jenuh

Makanan penyebab jantung koroner yang pertama adalah terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan seseorang. Lemak jenuh ini dapat kita temukan pada gorengan, produk susu, daging merah yang kaya akan lemak, dan minyak kelapa. Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dalam jumlah banyak akan memicu terjadinya penyempitan pada arteri akibat penumpukan plak. Kita dapat mengganti lemak jenuh ini dengan lemak tak jenuh seperti mengoreng makanan dengan minyak canola, minyak zaitun, dan juga minyak wijen.

  • Mengkonsumsi makanan cepat saji

Makanan cepat saji ini dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner, karena pada makanan cepat saji mengandung banyak lemak jenuh. Makanan yang di panggang juga dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner pada seseorang. Boleh mengkonsumsi makanan cepat saji ini namun jangan terlalu sering.

  • Mengkonsumsi telur

Siapa sangka mengkonsumsi telur dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Pada umumnya telur adalah makanan yang memiliki banyak gizi. dan protein yang tinggi. Tetapi mengkonsumsi telur terlalu banyak juga dapat menimbulkan terjadinya penyakit jantung koroner. Karena pada kuning telur ini memiliki kandungan kolestrol yang sangat tinggi. Jadi di sarankan untuk mengkonsumsi telur dengan batas yang wajar. Baca juga artikel tentang Komplikasi Penyakit Jantung Yang Dapat Terjadi.

  • Mengkonsumsi makanan yang memiliki rasa manis

Makanan dengan rasa manis akan memberikan nuansa kegembiraan pada seseorang, apalagi pada seseorang yang sudah candu pada rasa manis, hal ini akan sangat sulit untuk menghilangkannya. Saat mengkonsumsi makanan yang memiliki rasa terlalu manis ini dapat mengundang penyakit diabetes, saat memiliki penyakit diabetes ini akan lebih mudah mengalami penyakit jantung koroner. Maka dari itu rasa manis ini juga dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner. Konsumsi makanan manis secukupnya jangan berlebihan.

  • Mengkonsumsi makanan yang asin

Pengunaan garam ini pastinya diperlukan untuk menambahkan semua pada sayuran. Selain rasa manis, rasa asin yang terlalu banyak di konsumsi juga akan menimbulkan penyakit pada jantung koroner. Makanan dengan rasa asin akan meningkatkan kadar kolestrol dan tekanan dalam darah maka itu dapat menimbulkan penyakit jantung koroner.

Baca : Obat Herbal Jantung Koroner Tanpa Operasi Paling Ampuh

Itulah makanan yang dapat memicu terserangnya jantung koroner yang harus dihindari. Semoga artikel pada kali ini dapat membantu pengetahuan pada seseorang, terimakasih.

Source : www.medicinenet.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.