Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Ketahui Apa Itu Bakteri TBC

APA ITU BAKTERI TBCTBC atau kepanjangan dari Tuberculosis adalah suatu infeksi dari bakteri yang bernama Mycobacterium Tuberculosis yang mana bakteri ini dapat menjangkiti hingga merusak jaringan-jaringan tubuh manusia.

APA ITU BAKTERI TBC

Umumnya juga bakteri penyebab TBC ini akan lebih menyerang ke bagian paru-paru, namun tidak menutup kemungkinan bahwa bakteri ini juga bisa tersebar hingga ke organ lainnya, yaitu seperti: jantung, kelenjar getah bening, kulit, saraf pusat, selaput otak dan tulang.

Bakteri Mycobacterium Tuberculosis ini memiliki ukuran yang begitu kecil dengan bentuknya menyerupai seperti batang ataupun tongkat. Bakteri ini begitu menular, yang mana penularannya ini biasa disebarkan melalui saluran udara.

Perlu untuk Anda ketahui juga bahwa jenis bakteri tersebut merupakan jenis bakteri yang begitu kebal dan kuat. Sebab, bila benar terdeteksi TBC, maka kemungkinan untuk bisa kembali sembuh atau pulih membutuhkan waktu yang begitu lama.

Atau bahkan yang lebih buruknya lagi bahwa jenis penyakit ini menjadi penyakit mengerikan yang bisa mengakibatkan kematian pada penderitanya. Sebab itu, penting untuk kita ketahui dan kita waspadai jenis penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan dimana saja dengan tanpa memandang usia ataupun jenis kelamin.

Beberapa kelompok seperti dibawah ini diketahui lebih rentan untuk terserang penyakit TBC, diantaranya seperti:

  1. Orang yang memiliki sistem ketahanan tubuh yang lemah, seperti pengidap HIV/AIDS, diabetes, atau seseorang yang tengah menjalani terapi kemo.
  2. Orang yang mengalami malnutrisi atau kekurangan gizi
  3. Perokok aktif
  4. Pengguna narkoba
  5. Orang yang memilik kontak hubungan yang dekat dengan pengidap TBC aktif, misalnya seperti petugas medis ataupun mereka dari keluarga pengidap.
  6. Orang yang bertempat tinggal dekat dengan penderita TBC
  7. Orang yang menjalani pola hidup yang salah, seperti halnya melakukan program diet yang buruk

Cara Penularan

Cara penularan bakteri TBC seperti yang telah sebelumnya dibahas yaitu bahwa penularannya biasa disebarkan lewat saluran udara yang ditularkan dari si pengidap TBC. Penularannya ini akan lebih mudah ditularkan kepada Anda yang berjarak dekat dengan si pengidap.

Tentu penularannya akan semakin cepat  bila Anda berada dekat dengannya, seperti penularan yang dilalui dari percikan ludah dari si pengidap TBC ketika batuk, tertawa, bersin ataupun ketika ia tengah berbicara.

Untuk itu, sebaiknya baik itu pengidap TBC atau yang tidak teridap TBC untuk melakukan upaya pencegahan dengan mempergunakan masker atau penutup wajah agar resiko ditularkan bakteri TBC menjadi berkurang, seperti udara yang keluar bersama bakteri tersebut dapat diserap oleh masker tersebut.

Gejala TBC

Umumnya, orang yang telah terinfeksi bakteri TBC akan menimbulkan beberapa gejala, seperti:

  • Batuk berkepanjangan dengan waktu lebih dari 2 minggu. Namun bila batuk diperkirakan telah lebih dari 3 minggu dengan batuk yang berdahak dan bercampur dengan darah. Solusinya untuk Anda segera melakukan pemeriksaan. Sebab jenis batuk yang seperti itu menunjukkan bahwa telah timbul kerusakan pada paru-paru dan telah menjadi ciri atau tanda dari penyakit TBC.
  • Mengalami demam dengan suhu tubuh yang mencapai lebih dari 400C atau dikenal dengan “Hipertermia” yang kemungkinan bisa menyebabkan stroke dengan kondisi tubuh yang lemas dan perut mual atau bahkan muntah dan kesakitan.
  • Berkeringat lebih di malam hari tanpa alasan
  • Mengalami sesak dan nyeri pada dada
  • Berkeringat di malam hari
  • Badan cepat merasa lelah. Ketika Anda merasakan bahwa badan Anda merasa cepat mengalami kelelahan, maka kemungkinan hal ini bisa menjadi akses untuk berbagai penyakit mempengaruhi tubuh.
  • Berkurangnya nafsu makan

Itulah beberapa tanda dan gejala TBC. Apabila Anda merasakan atau mengalami gejala-gejala seperti diatas, untuk segera melakukan pemeriksaan kepada dokter agar  dapat segera dilakukan penanganan.

Semoga informasi ini dapat membantu para pembaca memahami lebih jauh lagi tentang penyakit TBC dan bakteri TBC.

Source : www.webmd.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.