Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hubungan Sirosis dengan Penyakit Kanker Hati

Banyak sebagian orang yang masih bingung dengan Sirosis dan Kanker Hati. Mereka bertanya-tanya apa sih hubugan sirosis dan kanker hati? Baiklah, untuk menjawab pertanyaan seperti di atas. Ada baiknya untuk Anda simak ulasan artikel di bawah ini ya.

Hubungan sirosis dan kanker hati

Mengapa keduanya sering dikaitkan?

Alasannya, karena ketika seseorang sedang menderita penyakit sirosis, maka akan terbentuknya jaringan perut pada organ hati. Keadaan seperti ini pada jaringan hati yang normal akan diganti dengan jaringan perut sehingganya menyebabkan jaringan hati mengeras dan tidak dapat berfungsi sebagaimana normalnya dengan baik.

Apabila jaringan hati yang telah mengeras kemungkinan besar tidak dapat dipulihkan lagi. Hal ini berakibat juga dari sirosis yaitu terjadinya penurunan pada fungsi hati. Namun, hal ini bukan berarti penderita sirosis juga mungkin akan mengalami kanker hati.

Sirosis ini adalah tahap akhir dari fibrosis atau perlukaan pada hati yang mungkin disebabkan oleh penyakit infeksi penyakit hepatitis B maupun C yang tidak segera diobati dan penyakit autoimun serta konsumsi pengunaan alkohol yang berlebihan yang dapat memicu perlemakan hati non alkoholik. Kedua hal ini dapat memicu sirosis berkembang menjadi kanker hati. Sirosis dapat disembuhka apabila penyebabnya dapat dihilangkan.

Apabila sirosis ini tidak segera ditangani dengan cepat, maka proses pada kerusakan hati akan berjalan terus hingga fungsi hati semakin menurun hingga banyak sel hati yang mati. Akibatnya, berakhir dan memicu pembentukan sel kanker. Apabila telah menjadi kanker, maka akan lebih berat penyakit yang ditimbulkan.

Jadi, apa hubungannya antara sirosis dengan kanker hati

Hubungannya yaitu sirosis adalah faktor yang menjadi resiko utama pada kanker hati. Apabila sirosis telah parah akan berlanjut ke kanker hati yang merupakan tahap akhir. Pada kasusnya, sekitar 70% di Amerika serikat terjadi kanker hati setelah mengalami sirosis.

Baik kanker hati maupun sirosis disebabkan oleh akibat dari hepatitis, umumnya hepatitis kronis. Hampir 80% penderita hepatitis kronisĀ  penyebab kanker hati. Karena pada awalnya hepatitis merupakan penyakit yang akan menyebabkan peradangan pada hati.

Apabila organ penting pada tubuh sudah tidak bekerja dengan fungsiĀ  normalnya akan menimbulkan ketidakseimbangan pada tubuh. Semua penyakit jika dikaitakan dengan kanker itu sangat mengerikan, rasanya itu seperti akan berakhir hingga dapat membunuh si penderitanya.

Oleh karena itu, untuk Anda yang mengalami penyakit ini, tetap semangat dan jangan berputus asa, karena akan ada ulasan yang dapat membantu redakan gejala yang muncul pada sirosis yaitu :

  • Konsumsi makanan rendah sodium dan tablet diuretik / turunkan jumlah cairan pada tubuh
  • Gunakan tablet untuk turunkan hipertensi / pembuluh darah yang mengirimkan darah ke hati, berfungsi juga mencegah serta mengobati infeksi yang timbul
  • Gunakan obat antivirus apabila menderita hepatitis virus dan gunakan obat steroid kartikosteroid apabila menderita hepatitis autoimun.

Untuk mencegah munculnya kanker hati, langkah pencegahannya yaitu :

  • Hindari mengonsumsi berlebih penggunaan alkohol
  • Hindari mengonsumsi makanan dengan penggunaan bahan mengandung karsinogen, zat pemicu kanker (makanan kaleng , makanan yg diberi pewarna serta yang diawetkan)
  • Hindari dengan penderita hepatitis B dan apabila sudah terkena maka akan ada resiko terkena kanker hati dan untuk lebih lanjut konsultasi ke dokter spesialis untuk dilakukan pemeriksaan penunjang, baik pemeriksaan darah dan screening kanker hati.

Baca juga informasi tentang Perbedaan Sirosis dengan Kanker Hati.

Demikian artikel yang kami buat ini tentang hubungan antara sirosis dengan kanker hati, semoga masyarakat lebih mengetahui lagi tentang penyakit sirosis dan kanker hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published.